Satu Korban Penembakan Café di Cengkareng Adalah TNI.

Satu Korban Penembakan Café di Cengkareng Adalah TNI.

Polda Metro Jaya secara resmi mengumumkan kasus tindakan penembakan yang terjadi di sebuah Café di Kawasan Cengkareng yang dilakukan oleh anggota polisi.

Pernyataan resmi itu di sampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol Fadil Imran pada saat konferensi pers tadi pagi.

Fadil membenarkan bahwa tersangka adalah anggota kepolisian yang saat ini sudah di tetapkan sebagai tersangka.

Fadil berjanji akan menindak secara tegas dan menghukum seberat-beratnya kepada tersangka, apalagi salah satu korbannya adalah anggota TNI AD.

Beliau menjamin proses hukum akan berjalan secara adil sampai tersangka di copot sebagai anggota kepolisian.

“Atas kejadian ini kami akan menindak pelaku dengan tegas dan akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan kami akan mengambil langkah-langkah cepat agar tersangka dapat segera diproses secara pidana beriring dengan hal tersebut tersangka juga kami akan proses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota PolriUcap Fadil

Dalam kesempatan itu juga Irjen Pol Fadil selaku Kapolda Metro Jaya sekaligus atasan dari tersangka meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, keluarga korban dan juga institusi TNI AD.

Fadil juga menjamin bahwa pihak kepolisian akan membantu meringankan segala biaya yang timbul dari proses pemakaman korban.

Sementara itu pada kesempatan yang sama melalui kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kronologi yang terjadi pada kasus tersebut.

Kronologi kejadian penembakan itu terjadi pagi tadi pukul 04.00 dijelaskan tersangka yang pada saat itu sedang mabuk kemudian akan melakukan pembayaran.

Pada saat itulah terjadi percekcokan antara dirinya dan pegawai café tersebut, kemudian tersangka mengeluarkan senjata api dan langsung menembak 4 orang yang ada termasuk pegawai café tersebut.

Diketahui salah satu korban meninggal adalah Anggota TNI AD yang sedang berada di TKP.

“pukul dua tersangka CS itu memang datang ke sana ke TKP yang merupakan Cafe kemudian melakukan kegiatan ada minum-minum di sana.

Tapi sekitar pukul 4 karena memang Café sudah mau tutup pada saat akan melakukan pembayaran terjadi percekcokan antara tersangka dengan pegawai Cafe tersebut.

Dengan kondisi saudara CS mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan terhadap 4 orang pegawai tersebut Tiga meninggal dunia ditempat dan 1 yang sekarang masih dirawat di rumah sakit.” Terang Yunus menjelaskan

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *